Seperti kita ketahui belum lama ini ada salah satu personil boyband asal Korea Selatan melakukan bunuh diri, dari berita yang beredar bahwa dia terkena depresi karena merasa sudah tidak dapat menghasilkan karya dengan bagus lagi atau tidak seproduktif sebelumnya. Sebelum melakukan bunuh diri lead vokal dari salah satu kpop ternama itu sudah mencoba curhat kepada teman dan melakukan konsultasi kepada psikolog. Hal ini menyebabkan saya dan teman-teman saya berdiskusi dan bercerita banyak tentang kasus bunuh diri karena depresi. Saya bukan seseorang ahli psikologi tapi ini hanya menceritakan dari apa yang dilihat selama ini tentang kasus bunuh diri.



Sebagian besar manusia yang hidup di dunia ini pernah merasakan depresi dan berpikir ingin lenyap dari dunia ini, jika kamu belum pernah berpikir seperti itu selamat kamu belum pernah merasakan depresi kelas berat. Karena kasus bunuh ini sedang banyak diberitakan maka teman-teman saya juga mencurahkan rasa depresi yang pernah dialaminya. Sebagai orang yang banyak menerima curhat dari orang lain saya pun menyimpulkan mayoritas depresi yang dialami ialah faktor keluarga, finance, pekerjaan dan percintaan. Karna depresi ini adalah penyakit yang sangat serius, penyakit tak berdarah tapi dapat menimbulkan kematian. Pernahkan orang bertanya kepadamu "How are you?" tanpa berpikir lagi kamu akan menjawab 'I'm fine/ I'm ok", padahal sebenarnya sedang depresi, you're not ok, pikiran sedang semraut banget. Hal yang paling tidak kita sadari adalah kita tidak berani mengakui bahwa kita sedang tidak baik-baik saja. Pernahkah melihat seseorang yang aktif di sosial tetiba dia hilang dari peredaran??? tahukan anda salah satu usaha yang dapat dilakukan ketika depresi adalah menarik diri dari masyarakat, yang awalnya aktif dan sekarang hanya sebagai silent reader karena dia tidak mau orang lain tahu akan masalah di hidupnya. Setelah hasil bercerita banyak kepada teman-teman bahwa salah satu usaha yang dapat saya lakukan ketika menghadapi teman yang sedang depresi ialah saya tidak mau bertanya apa kabar, karena dia pasti akan menjawab baik, seperti kutipan di drama "because this is my first life" bahwa "lebih baik hidup menggila daripada hidup menyedihkan". Saya rasa kutipan itu benar adanya, maka saya selalu bercerita tentang hobby teman saya walaupun saya tidak sefrekuensi dengan hobbynya. Misal teman saya penggemar kpop kelas berat sedangkan saya tidak pernah suka kpop apapun bentuknya ahahahaha...ya sudah didengerkan saja dia bercerita keantusiasannya terhadap itu group kpop, walaupun kuping saya mental. Tapi cara itu cukup ampuh memperbaiki mood seseorang lho. Punya hobby itu penting karena itu adalah salah satu penghibur yang ampuh untuk mengobati sakit hati. Walaupun hobby gila sekalipun seperti penggemar kpop tapi cukup sebatas penggemar dan idola tanpa unsur mengikuti seluk beluk kehidupan pribadi mereka.

Sebagian orang ada yang curhat ke psikolog tapi cara ini sama hal nya ketika kita berobat ke dokter, ada yang cocok dan ada juga yang tidak cocok dengan psikolog tersebut.

Balik ke kasus bunuh diri dari orang ternama tersebut dan kabarnya para penggemarnya juga sebagian melakukan kasus bunuh diri seperti yang dilakukan idolanya. Hal ini terlihat gila memang tapi kasus ini ternyata memang lagi ngehits banget di jaman sekarang, dari hasil bercerita panjang dengan orang yang tahu banget tentang seluk beluk dunia antara idola dan penggemarnya itu bahwa ada sebagian penggemar yang sudah mengalami depresi berat dan kpop salah sau obatnya dan mirisnya dia  berpegang teguh terhadap idolanya maka disaat idolanya sudah meninggalkan dunia ini hidupnya terasa hancur maka dia juga ingin menyusul idolanya tersebut. Inilah pentingnya hidup berpegang teguh terhadap agama dan percaya bahwa segala takdir itu datangnya dari Allah. Segala macam masalah curhatlah denganNya dan dengan membaca alqur'an dapat menyejukkan pikiran dan hati, percayalah itu. Percayalah bahwa masalah di dunia ini pasti ada jalan keluarnya. Selain curhat dengan Allah maka carilah teman yang ikhlas mendengar masalah hidupmu, lagi-lagi kutipan di drama this is my first life yaitu "punya satu teman itu sudah lebih dari cukup", yup itu benar karena ketika seseorang yang sudah merasa hancur jika diantara semua teman pergi dan menjauh, ada salah satu teman yang berada di sebelah dan siap mendengarkan cerita (walaupun tanpa feedback solusi yang baik) hal itu dapat menjadi ampuh untuknya, karena menjadi seorang teman itu tidak perlu menjadi motivator handal atau menghakimi masalah orang lain, cukup sebagai pendengar saja.

Percaya the power of doa gak? pernahkan kamu berdoa sekhusuk mungkin kepada sang pencipta? Ini saya mau bercerita sedikit tentang masalah luar biasa di hidup saya. Selama saya hidup inilah masalah yang paling serius yaitu ketika ibu saya mengalami koma selama 23 hari, hampir 1 bulan ibu saya berada di ICU, tahu gak gimana hancurnya hidup keluarga saya saat itu? disaat orang lain merayakan ramadhan dan akan menyambut idul fitri dengan bahagia dan banyaknya persiapan sedangkan keluarga saya masih berada di rumah sakit dengan kondisi masih menggantung dikarenakan ibu saya masih belum sadar juga, dan dokter berkata hanya mukjizat dari Allah yang dapat menyembuhkan ibu saya. Malam sebelum ibu saya sadar, saya berdoa dan benar-benar menangis sejadi-jadinya di atas sajadah karena sudah sangat kalut dan tidak tahu lagi mau minta pertolongan siapa selain Allah, dan dengan mukjizat dari Allah maka keesokan harinya ibu saya sadar dari komanya yang hampir sebulan, mulai saat itu saya semakin yakin bahwa mukjizat dari Allah itu benar adanya. Setiap masalah hidup pasti ada campur tangan si penciptanya.

Hal yang perlu diketahui di hidup ini, tidak ada manusia tidak punya masalah, tidak ada keluarga yang sempurna, tidak ada pasangan yang super perfect, dan setiap manusia punya air matanya masing-masing, seberat apapun masalah hidupmu pasti ada cara untuk memecahkannya. Itulah kenapa Allah menciptakan air mata, karena sekecil apapun yang tercipta di dunia ini pasti ada manfaatnya.

Sekian tulisan saya ini menyambut tahun 2018, ini bagian dari selfreminder :)








1 komentar:

| Designed by Colorlib